Persebaya

Kampungan dan Ingin Tenar, Syaiful Indra Cahya Sampai Berjumpa di Bali

SURABAYA-GN27.COM: Psywar memang masih dihalalkan dalam kontestasi di dunia olahraga, dengan tujuan dan tak lain adalah menjatuhkan mental bermain lawan. Perang statement ini, jamak dilakukan ketika sebuah pertandingan memiliki tajuk big match, derby, atau ketika memaksimalkan raihan poin menjelang berakhirnya musim. Pun hal yang sama dilakukan oleh pemain Bali United Fc Syaiful Indra Cahya, yang ternyata juga mantan pemain Arema Fc.

Sayangnya, entah karena kurangnya kemampuan intelektual sehingga tak tahu bagaimana melakukan psywar agar tak keluar ranah sportifitas, statement yang ia lontarkan justru mempunyai muatan pesan adu domba.

Dilansir dari situs Tribunnews-Bali.com, pemain kelahiran tahun 1992 ini berkomentar tentang pengalamannya sewaktu melakukan laga tandang di Gelora Bung Tomo. “Parah banget terornya. Sampai kursi melayang masuk ke lapangan. Kita kecolongan menit akhir di sana. Sekarang, saya berdarah Bali United. Rivalitas tentu masih ada, esok jalani semua instruksi pelatih, semoga tiga poin,” selorohnya kepada media.

Statement Syaiful Indra Cahya tentu mengundang kemarahan segenap suporter, panpel, serta management Persebaya Surabaya. Sebab, apa yang dia katakan adalah omong kosong belaka, ngawur, sesat, dan cenderung kampungan. Jikalau memang terdapat aksi pelemparan kursi yang dilakukan oleh oknum suporter Persebaya kala itu, tentu kami sudah pasti di sanksi oleh komdis PSSI. Terlebih, anda berani berkelakar tanpa bukti di media massa, dimana semua aspirasi publik tertampung. Inilah gambaran anda bukan seorang pemain profesional, melainkan pemain kemapungan yang mencari tenar.

Di sisi lain, aksi psywar yang dilakukannya ini, tentu berkesan bermuatan unsur adu domba. Ia mencoba mencampur adukan rivalitas Persebaya dengan Arema, ke dalam hubungan baik yang sudah terjalin oleh Persebaya dengan Bali United Fc beserta kedua kelompok suporternya.

Teruntuk Syaiful Indra Cahya, ini pesan kami. Sampai berjumpa di Bali dalam pertandingan yang sesungguhnya. Akan kami ajarkan, bagaimana dan apa arti teror yang sebenarnya. (AP)

Related posts

Jangan Kasih Ampun Tim Kloningan

Green Nord

Silang Sengkarut Sepakbola Nusantara

operator website

KARENA PERSEBAYA MEMILIKI NILAI ROMANTISME TERSENDIRI

Redaksi Green Nord 2