Bonek Komunitas

Ijo…Ijo…Ijo

Sebuah klub sepakbola pasti memilikki warna kebesaran. Warna kebesaran yang di pilih biasanya mempunyai nilai esensi dan filosofi tersendiri. Tak jarang pula kadang di kaitkan dengan sejarah klub tersebut. Namun warna itu bisa berubah tentunya melalui pertimbangan matang serta ada alasan yang jelas. Seperti halnya Persebaya, klub yang lahir pada tahun 1927 ini.

Mempunyai warna kebesaran sendiri. Yaitu hijau. Kenapa hijau? Kenapa bukan warna yang lain? Saya di sini mencoba sedikit menganalisis alasan pemakaian warna hijau pada Persebaya dari sisi historisnya. Kenapa dari sisi historisnya? Iya, karena erat kaitannya dengan julukan Persebaya, Bajol ijo. Ya, seperti yang kita semua ketahui bahwa persebaya merupakan tim yang berdomisili di surabaya.

Asal usul kota surabaya di ambil dari dua kata yaitu ‘sura’ dan ‘baya’. Banyak definisi dan cerita tentang nama tersebut. Sura (hiu) banyak kalangan yang mengartikan bahwa sura ini merupakan simbol dari datangnya pasukan tar-tar (mongol) dari laut ke daratan ujung galuh (surabaya.red). Mereka melakukan penyerangan, namun pada waktu itu di daerah ujung galuh (surabaya.red) merupakan wilayah kekuasaan kerajaan majapahit di bawah pimpinan raden wijaya. Pasukan majapahit tidak tinggal diam ketika ada penyerangan yang datang dari laut. Merekapun melakukan perlawanan hingga akhirnya terjadi pertempuran antara pasukan tar-tar (datang dari laut) dengan pasukan majapahit (dari daratan).

Yang mana pasukan majapahit ini di simbolkan sebagai ‘baya’ (daratan). Ada juga yang mengatakan sebagai ‘sura ing baya’, artinya ‘berani menghadapi bahaya’. Menghadapi bahaya yg datang dari luar. Saya coba untuk menyimpulkan, kenapa persebaya menggunakan julukan bajol (baya) ijo? Bukan sura (hiu)? Dalam hal ini bisa di kaitkan dengan adanya sejarah surabaya tersebut. Bahwa bajol merupakan perlambang dari masyarakat pribumi ujung galuh (surabaya.red) yg melawan sura (musuh/pasukan tar-tar). Kenapa ijo? Ijo bisa di ibaratkan sebagai daratan/rawa.

Oleh karena itu, tentang warna kebesaran persebaya, saya memang sengaja mengambil serta menganalisisnya dari sisi historis kota surabaya dengan memberikan tambahan bukti berupa keterangan yang terdapat dalam Madjalah Pandji Poestaka, No. 84 thn 1927, mengenai putusan-putusan kongres. Dalam keputusan-keputusan kongres pembentukan organisasi sepak bola indonesia thn 1927. Menghasilkan 6 poin :

 

  1. Indonesische Voetbal Bond dinyatakan berdiri dg permulaan 4 lid, yaitu: SIVB, VVB, Hizboel Waton Djogja n BIVB.
  2. Perwakilan pengurus Indonesische Voetbal Bond (IVB).
  3. Rencana stedewedstrijden (tanding antarkota) di solo
  4. Bendera IVB ; geoelo klopo, separuh merah (atas) dan separuh putih (dibawah)
  5. Pakaian2 juara bond, yaitu :
    – Bandung baju merah, celana putih
    – Solo, putih-merah
    – Djogja putih-hitam
    – Soerabaja baju Hijau, celana putih.
  6. Iuran 10 sen/bulan

Pada poin nomer 5 di jelaskan tentang pakaian-pakaian juara bond (klub). Ada bandung, solo, djogja, dan soerabaja (SIVB). Khusus untuk Soerabaja (SIVB/Persebaya) dalam keterangan itu jelas menggunakan kostum warna hijau untuk kaosnya dan celana putih. Maka bisa saya simpulkan disini, Persebaya memang sejak tahun 1927, sudah menggunakan warna Hijau sebagai warna kebesaran klub.
Persebaya Hijau sejak lahir !!
Persebaya Emosi Jiwaku !!

Related posts

Bonek dan PSHT Pacitan jalin Silaturrahim

Redaksi Green Nord

Where’s The Justice?

Redaksi Green Nord

TRABAS Malang

operator website
error: Content is protected !!