Bonek Komunitas

Tribun atau Angkringan?

“Di Tribun Utara Kami Berdiri 2×45 Menit Hanya Untuk Membakar Nyali Dan Semangat Persebaya”. Ya, tagline tersebut tampak jelas di banner raksasa PERSEBAYA EMOSI JIWAKU milik Tribun Utara GBT atau yang biasa disebut Green Nord 27. Namun sungguh sangat kontradiksi jika kita memperhatikan beberapa Bonek yang masih suka nangkring di pagar pembatas tribun membuat seolah-olah tagline tersebut hanya sekedar pemanis belaka. Berdalih untuk menghemat tenaga agar total menyanyikan chant hingga menit akhir pertandingan. Padahal, tanpa harus nangkring-pun Bonek yang lainnya juga selalu total.

Selain itu, tiap kali Tribun Utara akan melakukan koreografi, tim kreatifitas harus sedikit beradu argumen dulu dengan Bonek yang sibuk mencari tempat buat nangkring. Ini yang sedikit melelahkan. Bukankah akan lebih “indah” jika saling sinergis antara tim kreatifitas dengan Bonek lainnya? Tanpa harus ditegur terlebih dahulu, bisa langsung memahami. nek lugur engkok dikiro angker. 

Terakhir, jika kita telah siap di Tribun Utara, mengapa kita tidak secara total selama 2x45menit untuk berdiri bersama menyanyikan chant mendukung Persebaya? Mengapa masih setengah hati dengan nangkring di pagar tribun? sakjane iki tribun opo angkringan seh? 

Ini merupakan kritik bersama untuk semua penghuni tribun utara, tidak ada tendensi atau seakan menyudutkan beberapa Bonek. Namun, hal tersebut adalah satu dari Our Tribune Our Rules yang wajib kita penuhi dan patuhi bersama. Green Nord 27 adalah milik kalian semua, tunjukkan rasa memiliki kalian dengan kesadaran bahwasanya “Aku di tribun Green Nord dan Aku tahu apa yang harus dilakukan”. Lesgo Bes !!!

Related posts

Bonek Disaster Response Team, Paramedic Team & SAR Suporter Pertama di Indonesia.

operator website

Cerita di balik Sisi Utara Gelora 10 November

administrator

Open loyalis GN Media

Redaksi Green Nord
error: Content is protected !!