Bonek Komunitas

Where’s The Justice?

Keadilan Adalah Ibunda Dari Setiap Perlawanan Dan Perjuangan Kami

Ya, mengutip kata-kata yang kerap diucapkan oleh Andie Peci dalam setiap orasinya pada saat menuntut keadilan hak PERSEBAYA tampaknya cukup menarik jika kita ulas kali ini. Melihat suasana yang sempat memanas akhir-akhir ini antara kelompok perguruan silat dengan Bonek, membuat banyak pihak harus merasakan duka begitu dalam. Korban nyawa, luka, hingga harta banyak terjatuh dari serentetan peristiwa ini. Belum lagi yang harus menerima trauma psikis secara mendalam.

Di sejumlah daerah mediasi antara kelompok perguruan silat dan BONEK dilakukan. Bahkan tiap kecamatan di Surabaya juga melakukan mediasi supaya aksi kekerasan tidak terulang kembali. Berharap ditegakkannya keadilan hukum terhadap korban yang berjatuhan. Kerja cepat pihak Polrestabes Surabaya sendiri cukup membuahkan hasil, walaupun masih belum sempurna. Pihak korban dari kelompok perguruan silat bisa sedikit berbesar hati, berharap agar pelaku lainnya segera ditangkap.

Namun, jika melihat lebih mendalam terhadap kasus ini, Bonek tidak sepenuhnya menjadi pelaku pengeroyokan. Bonek juga menjadi korban kekerasan sejumlah oknum perguruan silat tersebut. Berawal dari penyerangan di Tambak Osowilangon Surabaya (30/9), hingga yang terakhir di Jember (4/10). Banyak bukti dan data korban terlampir, namun hingga saat ini belum semuanya terlapor pada pihak kepolisian.

Aksi solidaritas yang sudah disampaikan sebelumnya di akun sosial media milik Tribun Green Nord 27 sendiri sebenarnya bukan tindakan melawan supremasi hukum di Indonesia. Juga bukan ingin mengkhianati proses ikrar damai antara kelompok perguruan silat dengan Bonek sendiri. Namun, aksi solidaritas besok adalah bentuk simpati dari Tribun Green Nord 27 terhadap korban sendiri, dan juga menuntut adanya keadilan bagi Bonek yang menjadi korban penyerangan di Tambak Osowilangon dan di Jember. Tujuannya agar dapat ditegakkannya hukum dan keadilan setegak tegaknya, dan seadil adilnya.

Bonek memang bukan supporter terbaik. Namun, Bonek berusaha merubah diri menjadi yang lebih baik. Tak akan ada akibat jika tak ada sebab. Saat hukum tajam ke arah “akibat”, maka hukum harus juga tajam ke arah “sebab”. Karena perjuangan dan perlawanan kami tak akan besar tanpa restu dari adanya KEADILAN bagi kami. bukankah dalam menuntut keadilan sama halnya dengan kita mengamalkan Pancasila sila yang kelima?

Related posts

GREEN NORD’27 PEDULI KORBAN GEMPA DI SULTENG

administrator

Kelola Sepakbola Indonesia, Dimana Kata Profesional Hanya Mimpi

Redaksi Green Nord

Release Pertemuan Antara EJ dan GN Media

operator website

1 comment

Leo 9 October 2017 11:20 WIB at 9 October 2017 11:20 WIB

Ancik.. tulisanmu keren cak, tajam.
Ini yang kusuka dari Bonek cerdas, militan, idealis dan tulus tak terbagi.

Forza Persebaya

Comments are closed.

error: Content is protected !!