Bonek

PERISTIWA BONEK DAN PSHT DI PENGADILAN NEGERI SURABAYA (PART1)

Kesetiaan Itu Bernama BONEK

Sudah menjadi rahasia umum bahwa, BONEK supporter Klub Persebaya Surabaya dikenal dengan memiliki sifat loyalitas yang tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan perjuangan bersama ketika sejak dualisme management terjadi hingga tidak diakuinya Persebaya Surabaya sebagai klub professional oleh federasi (PSSI) selama lima tahun.

Tidak hanya loyal kepada klub kebangannya, BONEK juga dikenal memiliki rasa solidaritas yang tinggi pula dengan sesama supporter. Hal ini kembali dibuktikan dengan dilakukannya aksi solidaritas dalam bentuk dukungan moral kepada Jhonerly Simanjuntak atau yang akrab disapa Cak Jhoner, saat menghadiri pembacaan sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (01/03/2018).

Ribuan massa BONEK yang mendatangi PN Surabaya, adalah merupakan ekspresi dukungan moral yang diberikan seluruh BONEK kepada Cak Jhoner. Aksi dukungan ini tanpa adanya paksaan oleh pihak sipapun dan dari manapun, bukan pula indikasi dari BONEK untuk menekan indepedensi aparat penegak hukum.

“Kehadiran kita di sini adalah untuk memberikan dukungan moral kepada Cak Jhoner, tidak untuk mengintimidasi kinerja aparat hukum. Karena bagaimanapun, Cak Jhoner adalah bagian dari kita (BONEK, red),” kutipan orasi Andi Peci di depan Pengadilan Negeri Surabaya.

Semangat berubah untuk menjadi supporter yang lebih baik inilah, yang melatarbelakangi BONEK dari seluruh penjuru Kota Surabaya berbondong-bondong untuk menghadiri pembacaan sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, atas dakwaan ujaran kebencian yang ditujukan kepada Cak Jhoner dengan menggunakan jerat pasal UU ITE.

“Kehadiran kami, bukan merupakan tindakan yang mencermikan tidak percaya pada supremasi hukum, juga bukan bertujuan untuk memprovokasi pihak atau kelompok tertentu. Namun melainkan, murni dukungan moral kepada Cak Jhoner yang merupakan saudara kami,yang juga turut aktif dalam setiap aksi BONEK untuk mengambalikan Klub Persebaya agar bisa berkancah di duni pesepakbolaan tanah air,” kata Husin atau yang memiliki panggilan akrab Cak Conk ini kepada tim GN.com.

Di sisi lain, hal yang serupa juga dilakukan oleh massa PSHT. Mengutip dari akun Facebook PSHT Info yang mengabarkan bahwa solidaritas anggota PSHT adalah memiliki agenda acara mengawal sidang putusan terakhir atas kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum BONEK. Sehingga terpantau ribuan massa PSHT juga memadati area sekitaran PN Surabaya.

Bertemunya konsentrasi dua kelompok besar massa ini, hanya dipisahkan dengan barikade dari Polrestabes Surabaya dengan dukungan dari pihak Polda Jatim. Tak pelak, muncul suasana yang memanas, sehingga menimbulkan percikan ataupun gesekan baik secara verbal hingga fisik dari kedua kubu kelompok. Perihal tersebutlah yang mengawali insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa oknum massa PSHT terhadap BONEK.

Related posts

[INFO] Galang Dana

Redaksi Green Nord

GN Fest 3, Mission Complete

Redaksi Green Nord

Persebaya Harga Diri Kami

operator website