Bonek

Arema, Enaknya ‘Diapain’ ya? 

Loyal Royal Total. #1

SURABAYA-GN27.COM : Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendukung tim kebanggaan Persebaya Surabaya di dalam setiap laga, baik kandang ataupun tandang. Mulai dari pertunjukan kreatif dari koreo 2D dan 3D, hingga full teror teriakan lantang lewat chant yang dinyanyikan oleh para suporter.

Dari keduanya adalah ciri khas yang kerap ditampilkan oleh para Bonek penghuni tribun utara. Nah, jelang laga Big Match, melawan Arema Fc, rasanya perlu treatment spesial yang harus dilakukan oleh para suporter, karena bagaimanapun, ini laga bergengsi yang sifatnya seperti pertandingan final, dan yang ada hanyalah menang, tidak ada ampunan untuk hasil seri terlebih kalah.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu Bonek penghuni tribun utara yang bernama Icang. Menurutnya, melawan tim yang satu ini semuanya terasa berbeda, tidak dapat dipungkiri pertemuan kedua tim sudah sangat dinantijan oleh para Bonek dan seluruh penikmat sepakbola tanah air.

“Semua element harus bersinergi, lantangkan suara pada tribun masing-masing sepanjang pertandingan dengan tujuan menjatuhkan mental lawan,” katanya saat dihubungi via seluler.

Pada kesempatan berbeda, Anwar yang juga merupakan Bonek penghuni tribun utara ini mengungkapkan, lebih memilih meneror pemain lawan lewat pertunjukan kreatifitas seperti koreo kertas ataupun gambar yang berukuran raksasa.

“Rasanya lebih berbeda jika menggunakan koreo, karena selain bisa bermakna memberikan dukungan kepada pemain Persebaya, aksi tersebut juga bisa membunuh psikis para pemain tamu,” ungkapnya.

Namun, seolah sepakat diantara mereka meyakini, apapun harus dilakukan demi mendukung sang kebanggaan. Belum lagi ditambah dengan aksi hujan paper roll satu stadion yang semakin menambah gegap gempita dari seluruh sektor tribun. Hal ini dilakukan tak lain dan bukan semata demi mengembalikan keangkeran Stadion Gelora Bung Tomo sebagai kandang Bajol Ijo yang mematikan bagi tim mana saja ketika bertamu.

Ternyata hal tersebut juga diamini oleh Husin Ghozali atau yang akrab disapa Cak Conk. Ia menuturkan, hasil kekalahan yang diperoleh Persebaya saat melawan Arema diajang pra musim Piala Gubernur Kaltim haruslah di revans.

“Kemenangan menjadi harga mati, bisa jadi laga ini melebihi atmosfer pertandingan final. Karena tak hanya 3 point yang harus diamankan, namun juga harga diri klub yang harus dijaga lewat sebuah kemenangan,” pungkasnya.

Related posts

Black for Justice 1.3.1.2

Redaksi Green Nord

Green Nord 27 Tribune is Our Home

Redaksi Green Nord

Bonek Disaster Response Team, Paramedic Team & SAR Suporter Pertama di Indonesia.

operator website

1 comment

Rizkymomo21 30 April 2018 22:44 WIB at 30 April 2018 22:44 WIB

Amit Sewu lur. NK ape pesen tiket keanggotaan vs Arema Ten pundi nggeh. ??

Comments are closed.

error: Content is protected !!