Bonek

Suporter Adalah Pendukung Klub, Bukan Artis Tribun

SURABAYA-GN27.COM : Dunia suporter belakangan ini, khususnya dalam satu dasawarsa terakhir kembali terasa gegap gempita gairahnya. Terlebih bagi Bonek, dikenal sebagai suporter loyalis Persebaya, mereka telah menanti romansa kejayaan klub yang lahir tahun 1927 ini.

Berkembangnya sepak bola di tanah air saat ini, juga berjalan selaras dengan pemahaman dunia suporter didalamnya. Suporter pada dewasa ini, telah menjelma sebagai lifestyle, atau bahkan menjadi ‘agama’ baru bagi para pecintanya.

Berangkat dari semangat kedaerahan, sepakbola tumbuh di tengah-tengah perkembangan kehidupan sosial masyarakat, sehingga selama proses berjalannya waktu terjadi akulturasi budaya. Proses inilah, yang kemudian diejawantahkan oleh para suporter sepakbola khususnya Bonek menjadi sebuah harga diri. Bahwa, klub kota/daerah asal adalah sebuah kebanggaan, yang harus dibela, dan didukung secara Loyal, Royal, dan Total.

Hal tersebut yang kemudian kami yakini, selama pertandingan berlangsung tidak ada kegiatan lain selain bernyanyi mendukung Persebaya Surabaya secara penuh. Tribun Utara, bukan panggung untuk menjadi seorang artis, bukan pula medium sebagai panjat sosial media. Tribun Utara adalah dihuni oleh Bonek yang merindukan kejayaan Persebaya, Tribun Utara adalah berisi pendukung Persebaya, bukan tempat sekumpulan orang-orang yang suka swafoto jeprat jepret lalu upload sana sini.

Bonita, Tak Sekadar Pemanis Tribun

Dalam geliat kehidupan dunia sepakbola di Indonesia, keberadaan suporter wanita menjadi sebuah oase tersendiri ketika berada di dalam stadion. Setiap basis suporter pasti memiliki firm suporter wanita masing-masing. Tak terkecuali Bonek, sebutan yang familiar mereka adalah Bonita (Bonek Wanita).

Jika ditilik, peran Bonita tak jauh berbeda, atau bahkan tidak ada perbedaan dengan suporter lainya. Sepakbola tak mengenal perbedaan gender, pun demikian dengan dinamika kehidupan suporternya.

Hal ini juga dikatakan oleh Riyu, salah satu Bonita Persebaya. Ia mengungkapkan, tak lantas jika saya perempuan lalu peran saya di stadion menjadi berkurang atau berbeda dengan suporter lain yang mayoritas dihuni oleh kaum pria, itu salah besar.

“Tak ada istilah gender dalam kehidupan suporter sepakbola, semuanya berdiri di atas tribun yang sama, semua mempunyai tujuan yang sama, semuanya ingin melihat dan menjadi saksi akan kembalinya kejayaan Persebaya Surabaya,” katanya.

Kehadiran kami, kaum hawa di tribun, lanjutnya, bukanlah sebagai pemanis tribun dengan memajang wajah cantik dan kemolekan tubuh belaka. Melainkan bernyanyi lantang Mendukung Persebaya selama 2×45 menit dalam setiap pertandingan.

“Jika masih ada Bonita, yang ketika berdiri di atas tribun selama pertandingan Persebaya tujuannya hanya untuk masuk frame foto/video agar terkenal, numpang narsis, atau sibuk swafoto masing-masing, sepertinya ada yang salah dengan otak anda,” ungkapnya.

Sebagai wanita cerdas, bedakan tempat kehidupan untuk kegiatan panjat sosial anda. Ketika anda memutuskan berada di tribun dalam pertandingan, disaat itu pula sudah siap mendukung Persebaya Surabaya secara penuh. Karena untuk mengembalikan kejayaan, Persebaya tak butuh anda terkenal, para pemain juga tak butuh followers anda. Tetapi, yang Persebaya butuhkan anda suara lantang dukungan anda ketika di tribun, karena itulah yang mampu membakar semangat pemain di lapangan.

Salam Satu Nyali. WANI!

Related posts

Persebaya Surabaya, Pesakitan yang Bermimpi Juara.

operator website

Our Tribun Our Rules

Redaksi Green Nord

Arema, Enaknya ‘Diapain’ ya? 

Redaksi Green Nord 2

2 comments

@Akarpendam 7 July 2018 14:45 WIB at 7 July 2018 14:45 WIB

Mungkin judul yg lebih Tepat adalah
“Suporter adalah pendukung Klub, bukan Model Tribun”

Terlalu Mulia menggunakan kata “Artis” (menurut saya)

Raden Adinata Sabdatama 8 July 2018 07:02 WIB at 8 July 2018 07:02 WIB

Aku pernah entok sebelahku wedok..

Pas wayahe tangane arek arek podo nang pundak, tanganku karepku yo tak dekek pundake dee.. Tapi dee langsung menghindar.

Kemayu tenan..

Comments are closed.

error: Content is protected !!