Uncategorized

Terima Kasih Coach Vera

SURABAYA-GN27.COM : 27 Mei 2017, menjadi lembaran pertama tertulis kisah Angel Alfredo Vera bersama Persebaya Surabaya. Secara umum, hadirnya sosok pelatih kebangsaan Argentina ini membawa harapan besar di mata suporter (Bonek, red).

Bermodal susunan pemain yang bukan pilihannya pada saat itu, Vera mampu menjawab mimpi semua pecinta sepak bola di Surabaya dengan mengantarkan Bajol Ijo menjuarai Liga 2 PSSI dan secara otomatis promosi ke kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Selama karirnya bersama Green Force di Liga 2, Vera mengarungi total 21 pertandigan, dengan torehan 14 kali menang, 6 kali seri, dan sekali kalah. Hasil raport inilah, yang kemudian menumbuhkan rasa optimisme di semua element yang mencintai Persebaya, mulai dari Presiden klub, jajaran management, kerangka tim baik pelatih dan pemain, hingga ke suporter.

Mayoritas dari semua element tersebut meyakini di bawah tangan dingin Vera, Misbakus Solikin dkk mampu berbicara banyak di Liga 1, meski canangan target dari sang Presiden klub hanya bertengger di papan tengah.

Namun, dalam perjalanan hingga paruh musim Liga 1 Persebaya terlihat terseok-seok. Inkonsistensi skema permaianan hingga berdampak pada hasil akhir pertandingan, menjadi alasan utama datangnya ‘the judgement day’ untuk sang pelatih. Suara-suara kritikan mulai santer terdengar dari seluruh sudut tribun.

Teriakan ini adalah bentuk kecintaan Bonek, karena tidak mau melihat tim kebanggaannya terpuruk kembali, setelah melewati masa suram konflik dengan federasi.

Mengutip dari salah satu laman facebook pentolan Bonek penghuni tribun utara Jim Ghita mengungkapkan, kehadiran Coach Alfredo Vera adalah menjadi salah satu pahlawan Persebaya di lapangan. “Jika tak berkat tangan dingin Vera, mungkin jalan cerita Persebaya akan lain,” tulisnya.

Ia juga memiliki harapan, jika match home lawan Persela Lamongan (05/08/2018) Minggu esok, secara khusus Coach Vera dapat hadir sebagai penonton.

“Saya menilai, pelatih ini memiliki jiwa besar yang patut diteladani. Terlepas banyak intrik yang mengiringi, namun secara jantan dia bersedia mundur diri sebagai bentuk tanggungjawab atas keterpurukan Persebaya Surabaya, Kehadirannya esok di stadion tentu akan memompa spirit pemain, agar memberikan kado istimewa poin penuh dihadapannya,” imbuhnya.

Terima kasih coach, senantiasa sukses dan bahagia di karirmu selanjutnya. Salam Satu Nyali. WANI! (AP/UR)

Related posts

TRIBUTE DARI GREEN NORD UNTUK ALMARHUM MICKO

Redaksi Green Nord 2

KONFIRMASI ULANG YANG DAFTAR AWAY CIKARANG MELALUI GN’27

Redaksi Green Nord 2

REALISE RESMI GREEN NORD’27

Redaksi Green Nord 2
error: Content is protected !!