Bonek

SDM Rendah, Banyak Tingkah. Suporter Kasihan

MALANG-GN27.COM: Sejatinya intimidasi yang dilakukan oleh suporter terhadap tim lawan ketika pertandingan adalah hal yang wajar. Intimidasi yang dimaksudkan adalah untuk menjatuhkan mental bertanding lawan dengan cara-cara kreatif, dan elegant, bukan kampungan.

Sayangnya, justru berbagai aksi intimidasi kampungan itu ditunjukan oleh kelompok suporter Malang saat laga Arema Fc lawan Persebaya Surabaya, Sabtu (06/09/2018). Celakanya perilaku kampungan itu dilakukan oleh Yuli Sumpil yang notabene dirijen tribun timur Stadion Kanjuruhan bersama sang asisten Vandy Wijaya.

Memasuki lapangan pada saat para pemain Persebaya melakukan official training menjelang laga, berlagak seperti ‘the rich man’ ia melempar sejuamlah uang kepada salah satu pemain Persebaya. Sontak mendapat perlakuan seperti ini, Alfonsius Kelvan tak terima dan melaporkan hal tesebut kepada panpel pertandingan. Alfon yang notabene penjaga gawang Persebaya Surabaya, setidaknya ingin mempertanyakan aksi tersebut kepada panpel pertandingan bagaiamana bisa terjadi, dua orang suporter memasuki lapangan dengan santainya, dan tanpa ada tindakan pengamanan dari polisi ataupun match security.

Mengetahui aksi resistant dari Afonsius Kelvan, Vandy Wijaya sang asisten Yuli Sumpil langsung naik pitam. Ia lantas melakukan konfrontasi secara fisik, bak seorang preman pasar, body language Vandy tampak membusungkan dada dan seolah-olah ingin menantang duel.

Sebagai seorang dirijen tribun, Yuli Sumpil seharusnya menjadi orang pertama yang turut berperan aktif dalam merubah mindset atau membangun kontruksi berfikir yang positif kepada seluruh suporter. Namun, jika melihat perilaku sang dirijen kemarin, nampaknya harapan untuk mencerdaskan kelompok suporter Malang sepertinya tidak akan pernah terjadi.

Inilah contoh nyata aksi suporter malang dengan mental terbelakang serta pola pikir yang kampungan, dan mereka bangga akan hal tersebut. Sekali lagi kami bilang, maaf bung kita beda kelas. (AP)

Related posts

Tribun atau Angkringan?

Redaksi Green Nord

Where’s The Justice?

Redaksi Green Nord

Menembus Batas Rivalitas Suporter

operator website