Persebaya

Suporter Mesum, Bodoh Kok Berjamaah Sih

MALANG-GN27.COM: Meski laga Arema Fc kontra Persebaya Surabaya telah usai, namun ternyata masih saja banyak kelakuan-kelakuan suporter yang masih menyisahkan cerita. Salah satunya adalah mengenai aksi pornografi yang dilakukan kelompok suporter Arema Fc dalam bentuk gambar koreo.

Seperti yang telah tersiar dalam berbagai lini massa di berbagai platform sosial media, kelompok suporter Arema Fc mempertunjukan gambar koreo logo Bonek (ndas mangap) secara terbalik, serta memasukan gambar alat vital seorang pria. Sungguh disayangkan peristiwa ini bisa terjadi, ditengah berbagai element masyarakat sedang berupaya berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara, namun tak demikian dengan para kelompok suporter ini. Sebagai suporter tuan rumah, sudah seharusnya mereka mengerti siapa saja penonton yang akan masuk ke dalam stadion, dari golongan usia berapa saja penonton yang ada di dalam di stadion. Bagaimana jika pada saat itu banyak anak dibawah usia yang hadir di stadion dan menyaksikan gambar pornografi tersebut.

Mungkin sudah terbutakan oleh fanatisme, atau tak mampu berfikir menggunakan nalar yang sehat, entahlah. Justru dari sinilah, terlihat bagaimana kualitas intelektualitas kelompok suporter Arema Fc jika dalam beradu kreatifitas koreo.

Jika menilik uraian di atas, kelompok suporter Arema Fc melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. Dalam penerapannya, UU ini diterbitkan memiliki tujuan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum yang berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika, akhlak mulia, dan kepribadian luhur bangsa, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta melindungi harkat dan martabat setiap warga negara.

Melihat paparan fakta peristiwa di atas, setidaknya suporter Arema Fc tersebut melanggar Pasal 29 junto Pasal 4 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. Dimana mereka secara sengaja membuat atau menyediakan konten pornografi, serta memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyalin dan menyebarkan konten tersebut. Dan terancam mendapat hukuman kurang lebih penjara selama 5 tahun atau denda sebesar Rp. 250 juta.

Sebagai sesama suporter, kami hanya memiliki satu saran kepada anda para kelompok suporter Arema Fc. Jauh sebelum ingin menunjukan kualitas diri anda yang sesungguhnya, latihlah otak anda dengan cara berfikir dang membangun nalar logika yang benar. Sehingga karya-karya kreatiflah yang akan anda lahirkan, bukannya konten-konten sampah dan mesum seperti ini. (AP)

Sumber foto: Akun Instagram Curvasudxarema

Related posts

Asa Itu Bernama Jhonerly Simanjuntak

operator website

Kampungan dan Ingin Tenar, Syaiful Indra Cahya Sampai Berjumpa di Bali

Redaksi Green Nord

BAKTI GREEN NORD 27 TRIBUNE UNTUK BONEK

Redaksi Green Nord
error: Content is protected !!