Persebaya

Song for Pride, Antara Cinta, Kebanggaan, Kreatifitas, dan Loyalitas.

SURABAYA-GN27.COM : Bicara sepakbola era modern saat ini, tentu tak bisa lepas mengenai pembicaraan tentang klub, pemain, dan suporter. Ketiga unsur ini seolah menjadi ruh bagi daya tarik bagi pengembangan industri sepakbola itu sendiri.

English Premier League misalnya, menjadi salah satu kompetisi sepakbola yang terbaik di dunia, juga tak lepas dari mendunianya karya-karya kreatif para suporternya. Termasuk chants yang mereka nyanyikan. Sebut saja chants-chants legendaris seperti You’ll Never Walk Alone (Liverpool fans), Glory-glory Man United (MU fans), I’m Forever Blowing Bubbles (West Ham fans).

Di kompetisi sepakbola tanah air, yang menjadi perhatian utama saat ini adalah transformasi para suporternya. Tak terkecuali Bonek. Melalui berbagai aksi kreatifitas, Green Nord 27 Tribune juga memberikan peranan yang signifikan dalam mengubah stigma negatif yang selama ini melekat.

Salah satunya melalui ciptaan chants. Ya, chants menjadi salah satu tolok ukur berkembang atau tidaknya jiwa kreatifitas para suporter klub di Indonesia.

Adalah Mahardika Nurdian Syahputra, pencipta chants Song for Pride yang notabene anthem dari Persebaya Surabaya. Ia bercerita, chants ini sebuah represntasi dari loyalitas dan kebanggan Bonek menjadi suporter Persebaya.

Pria yang merupakan Tim Kreatifitas dari Green Nord 27 Tribune ini rupanya tak mampu menutupi rasa bangga dan bahagia ketika karya original ciptaannya dapat berkumandang dimanapun Persebaya berlaga.

“Rasanya membanggakan ketika mengetahui chant yang saya ciptakan menjadi anthem atau lagu wajib yang dinyanyikan ketika Persebaya bertanding,” katanya kepada reporter greennord27.com, Jumat (7/11/2018).

Tak hanya itu, akrab disapa Dika, juga merasa terharu ketika melihat puluhan ribu Bonek bernyanyi chants ini dalam satu ikatan emosional yang sama.

“Merinding, ketika bisa melihat Bonek menyanyikan chants ini bahkan sampai menguraikan air mata. Artinya, karya saya sudah mampu mewakili apa yang dirasakan para suporter, Alhamdulillah,” tutupnya. (AP/RA)

Related posts

MENYERAH ITU PECUNDANG

administrator

Persebaya Harga Diri Kami

operator website

Melawan Tim Baru Belum Pantas Dijadikan Derby

Redaksi Green Nord 2