Bonek Persebaya

Persebaya Surabaya, Pesakitan yang Bermimpi Juara.

SURABAYA-GN.27.COM: Tepat hari ini, 92 tahun yang lalu menjadi embrio lahirnya sebuah tim sepakbola memiliki ciri khas bermain yang kental dengan tradisi ataupun karakter khas Arek Suroboyo, keras, ngeyel, pantang menyerah.

Adalah Persebaya Surabaya, sebuah tim sepakbola yang telah mengoleksi gelar juara sebanyak enam kali, dan torehan sembilan kali runner up selama mengarungi gelaran kompetisi resmi federasi.

Kini, ditengah tata kelola management yang lebih profesional Tim kebanggaan Bonek ini bak pesakitan. Hal ini terbukti, setelah menutup musim kemarin dengan penampilan impressive dan finish di peringkat lima. Seolah tak berbekas, pada tiga laga pembuka musim ini, Bajul Ijo justru tak mampu meraih kemenangan sekalipun.

Alhasil, dipecatlah Pelatih Fisik Rudy Eka, sebagai buntut evaluasi yang dilakukan oleh management atas buruknya peforma tim. Padahal jika dinalar, yang buruk adalah strategi permainan tim bukan kualitas fisik individu pemain.

Situasi ini, jauh bertolak belakang dengan analogi narasi menggapai bintang yang disampaikan Presiden Klub Azrul Ananda.

Hal inilah yang kemudian, melatar belakangi suporter melakukan malam refleksi malam tadi, Senin malam (17/06/2019).

Refleksi Suporter, Monumental Kebangkitan Persebaya.

Malam pergantian hari ulang tahun ke 92 Persebaya, Green Nord Tribune melakukan malam refleksi yang bertajuk Lekas Sembuh Persebaya.

Aksi tersebut dilangsung di Jl. Pahlawan, yang merupakan titik 0 Kilometer Kota Surabaya. Dengan membawa tiga lilin masing-masing individu, Bonek tumpah ruah di sepanjang jalanan untuk menundukkan kepala dan bermunajat agar Persebaya kembali bangkit dan berada pada jalur kemenangan.

Ditemui reporter GN Media, Bayu salah satu Bonek menuturkan, pada acara kali ini memang sengaja tidak ada euforia perayaan yang berlebihan.

“Mengingat saat ini Persebaya memang sedang sakit, jadi kami menggelar malam refleksi yang mengagendakan perenungan dan berdoa bersama,” Katanya.

Menurut Bayu, (salah seorang anggota GN) acara tersebut memang dikemas disaat kondisi tim (Persebaya) yang masih dirasab belum “sehat”. Persebaya tidak bermain seperti Persebaya biasanya saat melakoni tiga pertandingan awal.

Anehnya, lanjut Bayu, management seolah tidak mempersiapkan secara serius perayaan ulang tahun kali ini.

“Jika dibandingkan dengan kemasan peluncuran jersey resmi klub yang metal dan megah beberapa waktu yang lalu, HUT tahun ini justru tampak ala kadarnya. Bahkan, persiapan dilakukan hanya beberapa jam saja,” Lanjutnya.

Bayu, juga menyoroti efektifitas dari belanja pemain yang dilakukan management di bursa transfer.

“Untuk tim sekelas Persebaya, hal yang menggelikan ketika mereka tidak memiliki talent scouting yang mumpuni untuk merekrut seorang pemain yang berkualitas. Sehingga, tidak mengherankan jika performa Persebaya hanya bagus selama menjalani partai pra musim saja, bahkan gembos dalam pertarungan liga sesungguhnya,” Ungkapnya.

Di temui di waktu yang terpisah, Capo Ipul menceritakan tentang rasa memiliki para pemain terhadap tim berjuluk Green Force ini.

Menurutnya, apa yang dilakukan suporter tidak tercermin dengan mental bermain para pemain saat berlaga.

“Ketika cinta suporter kepada tim ini telah mencapai puncak bahkan melebihi apapun, performa pemain justru semakin melempem,” Ujarnya.

Capo Ipul menambahkan, para pemain sudah sepatutnya harus paham dengan kultur dan karakter masyarakat Surabaya.

“Pentingnya adalah, karakter arek Suroboyo yang keras, ngeyel, dan pantang menyerah, bisa teraplikasi dalam permainan tim guna meraih kemenangan demi kemenangan disetiap laga untuk meraih kejayaan,” Tambahnya.

Terakhir, pesan dari kami Bonekmania untuk seluruh management dan official tim Persebaya Surabaya. Bermainlah dengan rasa bangga, sebab lambang yang ada itu adalah tim kebanggan kami tercinta.

Lupakan semua kekelahan kemarin, lekas pulih dari keadaan seperti ini, kami akan terus mengawalmu sampai kapanpun, mari bersinergi kembali meraih kejayaan. (AP, AD,JE)

Related posts

Kegundahan Sikap Politik Management Persebaya Ala Azrul Ananda

Redaksi Green Nord 2

#BondoAway, Bukti Cinta Bonek Terhadap Persebaya

operator website

Koin Untuk Andik

Redaksi Green Nord 2