Bonek Persebaya

Evaluasi? Omong Kosong.

SURABAYA-GN27.COM: Hingga pekan ke-12 lanjutan Liga 1 PSSI, Persebaya tak kunjung juga mampu memberikan kemenangan. Sejauh ini, dalam lima pertandingan terakhir, Bajul Ijo hanya mampu memberikan tiga kali hasil seri, dan dua sisanya mengalami kekalahan. torehan ini menjadi rapor merah bagi tim besutan Pelatih Djajang Nurjaman.

Keadaan seperti ini tak jauh beda dengan situasi musim 2018 lalu, Persebaya hanya mampu memberikan tiga kemenangan di putaran pertama hingga memasuki pekan ke-12 musim lalu.

Lantas, mengapa management membiarkan hal serupa terjadi lagi pada Persebaya?

Dengan melihat torehan musim lalu, seharusnya bisa menjadi tolok ukur bagi management dan tim pelatih untuk mempersiapkan kebutuhan tim secara matang. Sehingga tidak terkesan setengah-setengah dalam membangun kerangka tim, fakta ini terlihat bagaimana hasil di lapangan yang membuktikan Persebaya sulit meraih kemenangan.

Hal ini, membuat Bonek jengah melihat situasi yang terus dipelihara oleh para pemain, pelatih, dan manajemen.

Berdalih evaluasi, penampilan sudah maksimal, dan terus berusaha. Adalah kalimat yang terjejal selalu ditelinga suporter. Tak ayal, mereka (suporter, red) menginginkan adanya solusi nyata, yaitu kemenangan.

Seperti yang disampaikan salah satu suporter yang akrab dengan sapaan Oi. Menurutnya, inkonsistensi performa tim seperti ini semakin membuat Green Force jauh dari target yang telah dicanangkan sejak awal musim.

“Sampai kapan kita dijejali alasan tentang evaluasi dan segala macamnya, tapi dalam kenyataan masih jauh dari harapan, padahal Persebaya adalah tim besar, dan sudah seharusnya bisa konsisten di setiap pertandingan. Kemudian target utama bisa menjuarai liga, bukan hanya terhindar dari degradasi saja”. Ujarnya.

Seolah tak miliki motivasi lebih. Para pemain ketika bertanding di kandang justru banyak mengalami degradasi moral. Padahal, lanjut Oi, Bonek telah mendukung secara maksimal. Ribuan suporter berbondong-bondong datang ke stadion, demi memberikan dukungan secara langsung.

“Di kandang sendiri Persebaya pun tak bisa memaksimalkan hasil, lebih banyak seri dibanding menang. Padahal didukung penuh oleh para suporter sebagai pemain ke dua belas, di rumah sendiri seharusnya para pemain bermain dengan lepas dan menunjukkan bahwa GBT tidak ramah bagi tim tamu untuk mencuri poin”. Tutupnya. (AP/JE)

Related posts

Open loyalis GN Media

Redaksi Green Nord

Kampungan dan Ingin Tenar, Syaiful Indra Cahya Sampai Berjumpa di Bali

Redaksi Green Nord

Tak Punya Semangat Juang, Persebaya Tersungkur Dikandang

Redaksi Green Nord 2

1 comment

Didik Andrianto 3 August 2019 22:11 WIB at 3 August 2019 22:11 WIB

Bangkit atau out

Comments are closed.