Category : Bonek

Bonek

Bonek dan PSHT Pacitan jalin Silaturrahim

Redaksi Green Nord
BONEK DAN PSHT DI PACITAN TETAP SEDULURAN Tanpa hiruk pikuk media dan saling menjaga persaudaraan dan kondusifitas daerah masing-masing, Bonek dan Perguruan Silat PSHT melakukan silaturahmi untuk meredam kedua belah pihak dari efek terjadinya kerusuhan yang terjadi di Surabaya.  Pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah tokoh PSHT yang dihadiri ketua satgas PSHT Pacitan, sesepuh PSH dan ditengahi Intelkam Polres
Bonek

Hasil pertemuan Bonek dan PSHT

Redaksi Green Nord
Hasil pertemuan di kantor Polrestabes Surabaya: Dihadiri Kapolrestabes Surabaya, 15 Perwakilan Bonek dan 15 Perwakilan PSHT Agenda: Silaturahim Kesepakatan: 1. Semua pihak menyampaikan duka dan bela sungkawa atas meninggalnya 2 orang anggota PSHT. 2. Baik dari pihak PSHT dan Bonek sama-sama bersepakat menahan diri dengan tidak ada tindakan sweeping dan saling balas dendam. 3. Polrestabes Surabaya akan melakukan penyelidikan terkait
Bonek Komunitas

BONEK YANG SELALU KREATIF DAN ATRAKTIF

Redaksi Green Nord 2
Oleh: R.N. Bayu Aji* (Dosen Pendidikan Sejarah Unesa) Sepak bola adalah olahraga yang memiliki daya tarik permainan global. Tidak ada bentuk budaya popular lain seperti sepak bola yang dapat menimbulkan gairah kebersamaan dalam perjalanan sejarah olahraga di dunia. Penyebaran sepak bola yang melintas batas hingga ke belahan penjuru dunia telah memungkinkan suatu budaya yang berbeda dalam sebuah negara untuk dikonstruksikan
Bonek Komunitas

Tribun atau Angkringan?

Redaksi Green Nord
“Di Tribun Utara Kami Berdiri 2×45 Menit Hanya Untuk Membakar Nyali Dan Semangat Persebaya”. Ya, tagline tersebut tampak jelas di banner raksasa PERSEBAYA EMOSI JIWAKU milik Tribun Utara GBT atau yang biasa disebut Green Nord 27. Namun sungguh sangat kontradiksi jika kita memperhatikan beberapa Bonek yang masih suka nangkring di pagar pembatas tribun membuat seolah-olah tagline tersebut hanya sekedar pemanis belaka.
Bonek Komunitas

Mari Berjersey !

Green Nord
Dewasa ini, Dunia supporter di Indonesia banyak mengalami kemajuan. Modernitas supporter Indonesia disebabkan budaya atau kultur supporter sepakbola yang berasal dari daratan Eropa telah banyak di adopsi oleh para supporter dalam negeri. Terjadi sebuah proses yang terkadang bisa diterima oleh khalayak. namun, tidak sedikit pula yang ditolak. Dalam konteks ini, proses akulturasi budaya harus diutamakan, menerima budaya baru tanpa harus
Bonek Komunitas

Ijo…Ijo…Ijo

Green Nord
Sebuah klub sepakbola pasti memilikki warna kebesaran. Warna kebesaran yang di pilih biasanya mempunyai nilai esensi dan filosofi tersendiri. Tak jarang pula kadang di kaitkan dengan sejarah klub tersebut. Namun warna itu bisa berubah tentunya melalui pertimbangan matang serta ada alasan yang jelas. Seperti halnya Persebaya, klub yang lahir pada tahun 1927 ini. Mempunyai warna kebesaran sendiri. Yaitu hijau. Kenapa
Bonek Komunitas

Cerita di balik Sisi Utara Gelora 10 November

Green Nord
Tahun 2011 dikala kompetisi liga Indonesia sedang amburadul dengan ketidakjelasannya, ditambah permainan Persebaya seperti ompong kehilangan taringnya layaknya buaya yang ogah menerkam musuhnya, ditambah lagi fenomena di dalam stadion yang mulai sering menyanyikan lagu rasis ke rival yang sejatinya saat itu tim Persebaya tidak melawan rival tersebut munculah berbagai kegelisahan dari beberapa Bonek. Mereka risih dengan chant rasis tersebut yang